Untuk kamu yang belum terbiasa menulis pasti membutuhkan sebuah kerangka tulisan sebelum menulis. Ada beberapa cara mudah membuat kerangka yang benar agar tulisan terstruktur dengan baik.

Jika tulisan terstruktur dengan baik, maka pembaca juga akan mudah memahami isi tulisan kamu. Lalu pesan yang ingin kamu sampaikan dalam tulisan juga akan tersampaikan dengan bagus.

Bukan hanya orang yang belum terbiasa menulis saja yang membutuhkan kerangka tulisan. Orang yang sudah mahir sekali pun kadang masih membuat kerangka tulisan sebelum memulai tulisan.

Karena kerangka tulisan ini sangat lah powerfull.

Fungsi membuat kerangka tulisan

Bukan hanya artikel saja yang membutuhkan kerangka tulisan. Segala jenis tulisan mulai dari novel hingga cerpen membutuhkan sebuah kerangka tulisan, bahkan puisi sekalipun.

Kerangka tulisan itu sangat penting, karena ini adalah fondasi tulisan. Layaknya sebuah bangunan memiliki sebuah fondasi. Bangunan yang baik adalah bangunan yang punya fondasi bagus dan kokoh.

Sama halnya dengan tulisan, tulisan memiliki sebuah fondasi yaitu kerangka tulisan. Semakin bagus dan kokoh fondasi atau kerangka sebuah tulisan, maka semakin baik tulisannya.

Jadi kerangka tulisan berfungsi sebagai fondasi dari tulisan, kerangka artinya fondasi. Tulisan yang baik adalah tulisan yang punya kerangka yang baik juga.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan cara mudah membuat kerangka tulisan yang benar. Agar nantinya tulisan yang kamu buat punya fondasi yang bagus dan terstruktur dengan baik.

Dengan begitu, tulisan yang kamu buat pasti jadi lebih enak dibaca dan mudah dipahami layaknya penulis profesional.

Catat hal apa saja yang ingin kamu tulis

Cara yang pertama untuk membangun kerangka tulisan adalah mencatat hal-hal apa saja yang ingin kamu tulis. Sebelum menulis pasti kamu mentukan terlebih dahulu kan mau menulis apa.

Misalnya kamu mau menulis tentang diri kamu. Buatlah catatan hal apa saja yang ingin kamu sampaikan.

Contohnya seperti: Tentang dirimu, keluargamu, kesibukanmu, kekasihmu, dan lain sebagainya.

Catatan tersebut nantinya akan menjadi kerangka dasar tulisan yang ingin kamu buat.

Menggunakan 5w + 1h

Kita semua pasti tidak asing dengan kata 5w + 1h. Karena 5w + 1h sudah diajarkan pada pelajaran bahasa Indonesia semenjak kita duduk di bangku sekolah dasar.

5w + 1h adalah singkatan dari what, who, where, when, why, dan how. Biasanya 5w + 1h menganalisa sebuah masalah atau kejadian.

Selain itu, 5w + 1h digunakan seorang jurnalis untuk menulis berita. Dengan kata lain, 5w + 1h ini juga dapat digunakan untuk membuat kerangka sebuah tulisan.

Cara membuat kerangka tulisan dengan 5w + 1h adalah dengan membuat pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan ide tulisan kamu.

Misalnya ide tulisan kamu adalah menulis, maka bisa dibuat pertanyaan seperti :

  1. Apa itu kegiatan menulis?
  2. Siapa saja yang dapat menulis?
  3. Dimana kita dapat menulis?
  4. Kapan saat yang tepat untuk menulis?
  5. Mengapa menulis itu penting? dan;
  6. Bagaimana cara menulis?

Pertanyaan di atas hanya gambaran dasar, tentu kamu bisa kembangkan lagi pertanyaan-pertanyaan tersebut jadi lebih banyak dan bervariasi.

Yang terpenting dari membangun kerangka tulisan adalah kamu mengetahui hal-hal apa saja yang ingin kamu tulis. Setelah itu kamu urutkan hal-hal tersebut dari yang terpenting hingga ke kurang penting.

Dengan melalukan salah satu hal di atas, kamu sudah mendapatkan kerangka tulisan kamu. Kedua cara di atas sangat mudah sekali untuk dipraktekkan.

Jika masih bingung silahkan bertanya di kolom komentar di bawah ya. Yuk nulis aja dulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *