Pengertian

Inflasi adalah sebuah proses kenaikan harga-harga umum yang sifatnya secara terus menerus. Sedangkan deflasi adalah keterbalikan dari inflasi.

Jenis-Jenis Inflasi

Berdasarkan Sifatnya

  • Merayap,

Suatu jenis inflasi yang ditandai dengan laju proses yang rendah (<10%  per-tahun).

  • Menengah,

Suatu jenis inflasi yang ditandai dengan kenaikan harga yang cukup tinggi dalam waktu yang relative singkat (10-30% per-tahun).

  • Tinggi,

Jenis inflasi yang paling parah atau berat, karena mengalami kenaikan harga secara signifikan (30-100% per-tahun).

  • Hyperinflation,

Pada tahun 1998, inflasi hyperinflation di Indonesia mencapai 600%. Inflasi tersebut terjadi karena adanya pencetakan uang secara besar-besaran untuk menutup deficit anggaran.

Berdasarkan Sebabnya

1. Demand Pull Inflation, inflasi yang berawal dari adanya kenaikan permintaan total.

2. Cost Push Inflation, inflasi yang ditandai dengan kenaikan harga serta turunnya produksi dan dibarengi dengan resesi, penurunan dalam penawaran, dan kenaikan harga produksi.

Berdasarkan Asalnya

  • Domestic Inflation,

Inflasi yang berasal dari adanya defisit dalam APBN. Hal ini terjadi karena meningkatnya jumlah uang yang beredar, maka akan meningkatkan harga kebutuhan konsumen.  Inilah yang disebut inflasi timbul dari dalam negeri.

  • Imported Inflation,

Inflasi yang berawal dari terjadinya kenaikan harga-harga kebutuhan di luar negeri.

Faktor-Faktor Inflasi

  1. Ditemukan jumlah uang yang beredar di negara berkembang
  2. Deficit Anggaran Belanja Pemerintah (APBN)
  3. Ketidakstabilan antara permintaan dan penawaran
  4. Kenaikan harga produksi
  5. Meningkatnya uang yang beredar di masyarakat
  6. Berkurangnya jumlah barang di pasaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *