Pengertian

Information Communication Technologies atau ICT adalah payung besar terminology yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. ICT mencakup dua aspek yaitu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi.

Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pengelolaan, manipulasi, dan pemindahan informasi antar media.

Perkembangan ICT

  1. 1945: VannevarBush mengembangkan sistem pengodean menggunakan hypertext.
  2. 1946: Teknologi komputer digital pertama di dunia ialah ENIAC-I. Teknolgi tersebut dikembangkan namun belum terlalu banyak pengguna, tetapi teknologi komputer sudah digunakan oleh para instansi tertentu.
  3. 1948: Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan transistor.
  4. 1957: Jean Hoerni mengembangkan transistor planar. Selanjutnya, Uni Soviet meluncurkan Sputnik sebagai satelit bumi buatan pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya US membentuk Advance Research Agency (ARPA).
  5. 1972: Ray Tomlinson menciptakan email pertama.
  6. 1973-1990: Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP yang dikembangkan oleh grup ARPA.
  7. 1981: National Science Foundation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
  8. 1991-sekarang: Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya.
  9. 1992: Pembentukan komunitas internet, kemudian diperkenalkan istilah World Wide Web (WWW) oleh CERN.
  10. 1993: NSF membentuk interNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan storage serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc.), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet).

Peran ICT di Era Globalisasi

Ekonomi Bisnis
  • Internet Banking,

Merupakan layanan perbankan yang menggunakan teknologi komunikasi dan informasi seperti mobile banking

  • E-Commerce,

Kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen, manufaktur, service providers dan pedagang perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringan – jaringan komputer, yaitu internet.

  • Perencanaan Sumber Daya Perusahaan,

Sistem informasi yang diperuntukkan untuk perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.

Kesehatan
  • E-Health, merupakan persilangan dari informasi medis, kesehatan publik, dan usaha yang berkaitan dengan jasa pelayanan dan informasi kesehatan yang dipertukarkan atau ditingkatkan melalui saluran internet dan teknologi berkaitan dengannya. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu.
  • Smart Card, merupakan hasil dari perkembangan teknologi yang dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien.

Dampak ICT di Era Globalisasi

Bidang Sosial
  1. Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain (+)
  2. Pesatnya komunikasi membuat bentuk komunikasi berubah yang asalnya berupa face to face menjadi tidak. (-)
  3. Seseorang yang akan cenderung menjadi individualis. (-)
  4. Pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun media lainnya membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan semakin mudah. (-)
  5. Kemajuan ICT juga pasti akan melahirkan kesenjangan sosial yang terjadi di  masyarakat antara orang kaya dan orang miskin. (-)
  6. Maraknya cybercrime yang terus membayangi seperti carding, ulah cracker, manipulasi data dan berbagai cybercrime yang lainnya. (-)
Bidang Pemerintahan
  1. E-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah. (+)
  2. E-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien. (+)
  3. Dapat meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri. (+)
  4. Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan – kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah. (+)
  5. Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cybercrime yang dapat merusak sistem pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan pemilu (-)
Bidang Ekonomi
  1. Semakin membuka lapangan pekerjaan. (+)
  2. E-commerce dapat mempermudah transaksi bisnis. (+)
  3. Fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk. (+)
  4. Adanya pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian finansial yang besar (-)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *