Perbedaan iPhone iBox dan Inter, Biar Gak Ketipu Saat Beli!

perbedaan iphone ibox dan inter, jangan sampai tertipu

Bagi Apple Fanboy, pasti ingin sekali memiliki iPhone dan perangkat Apple lainnya. Untung menunjang kebutuhan, ekosistem Apple dapat dikatakan sangat baik.

iPhone sendiri bisa dikatakan adalah ponsel impian bagi beberapa orang. Namun bagi kamu fanboy Android, mungkin lebih memilih Android dengan harga yang sama.

Untuk kamu yang belum pernah memiliki iPhone dan ingin membelinya, kamu wajib tahu perbedaan iPhone iBox dan Inter agar nanti tidak menyesal.

Walau dalam segi spesifikasi mungkin tidak ada perbedaan dalam segi spesifikasi dan fiturnya

Namun, iPhone dengan istilah ex Inter belum tentu lolos regulasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) di Indonesia. Akan saya jelaskan lebih lanjut tentang ini di bawah.

Untuk itu di artikel kali ini saya akan membahas tentang perbedaan iPhone iBox dan Inter agar tidak tertipu saat kamu beli ya!

Regulasi IMEI Penyebab iPhone Inter Tidak Ada Layanan

regulasi imei penyebab iphone tidak ada layanan
Sumber Getty Images Pro

Belum lama ini Indonesia menerapkan peraturan IMEI agar setiap HP yang masuk ke Indonesia IMEI-nya didaftarkan ke Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin).

Selain Kemenperin, ponsel-ponsel yang diimport juga harus membayar pajak dan mendaftarkan nomor IMEI di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia (Bea Cukai).

Jika tidak begitu, maka iPhone atau setiap ponsel yang masuk ke Indonesia maka tidak dapat menggunakan kartu SIM Indonesia dan berstatus tidak ada jaringan.

Itu lah mengapa kita harus pintar saat membeli sebuah terutama barang elektronik, kita harus melakukan riset dan survey terkait barang agar tidak menyesal nantinya.

Tapi kalau iPhone ex Inter kamu resmi dan IMEI-nya sudah terdaftar maka tidak usah khawatir lagi untuk masalah ini.

Kalau kamu merasa iPhone kamu resmi dan tetap terkena masalah tidak ada layanan atau jaringan, maka kamu bisa klaim garansi atau mengikuti cara untuk mengatasinya.

5 Perbedaan iPhone iBox dan Inter

5 perbedaan iphone ibox dan inter
Sumber Canva

Setelah mengetahui regulasi IMEI Indonesia pastinya kamu akan mempertimbangkan lagi apakah ingin membeli iPhone Inter atau tidak walau harganya sedikit lebih murah.

Untuk itu ini dia 5 perbedaan iPhone dari Ibox dan iPhone Ex Inter agar kamu lebih hati-hati lagi.

1. Resmi dan “Resmi”

Seperti diketahui, Ibox adalah distributor resmi Apple di Indonesia. Sehingga produk yang dijual di Ibox dijamin keasliannya dan segala regulasi sudah dilewatkan oleh Ibox.

Sehingga iPhone dari iBox lebih terjamin dari segala hal entah itu garansi, keaslian, jaminan ada layanan dan IMEI terdaftar di Bea Cukai juga Kemenperin.

Sedangkan iPhone Ex Inter adalah iPhone second maupun baru yang dibawah tourist atau warga lokal yang membeli iPhone di luar negri.

iPhone Inter memang resmi, namun juga kita tidak pernah tahu apakah jeroannya masih asli atau tidak karena yang menjual rata-rata adalah perorangan dan bukan perusahaan.

Selain itu ada juga iPhone refurbish, yaitu iPhone yang gagal produksi namun diperbaiki lagi oleh Apple dan dijual kembali dengan harga lebih murah.

2. Dari Segi Garansi

Dalam membeli produk dari iBox, pasti mendapatkan garansi resmi dari Apple karena iBox merupakan distributor resmi.

Garansi biasanya berlaku satu tahun sejak tanggal pembelian, dan garansi lainnya lebih dari satu tahun. Untuk klaimnya juga mudah dan dibantu oleh pihak iBox

Untuk iPhone Ex Inter mungkin juga bergaransi resmi Apple, tapi perbedaannya adalah kita tidak tahu harus klaim kemana dan siapa.

Biasanya toko yang menjual iPhone Ex Inter memberikan garanasi toko yaitu selama 7 hari atau seminggu saja. Tapi apakah ketika sudah lewat seminggu kendala tidak akan muncul?

3. Kode Negara

iPhone yang dijual di iBox dan Indonesia yang resmi mempunyai kode region Indonesia yaitu PA/A, ID/A, dan FE/A. Kamu dapat mengecek kode tersebut di pengaturan iPhone di bagian About.

Sedangkan iPhone Ex Inter akan mempunyai kode negara yang berbeda dari ketiga kode di atas tergantung dari mana asal iPhone ex Inter tersebut.

Nah kode ini lah yang paling membedakan iPhone iBox dan Ex Inter. Saat membeli iPhone kamu harus memperhatikan kode negara agar tidak tertipu.

4. SIM Card

Pada peluncuran iPhone 14, Apple sudah menghilangkan slot SIM Card pada iPhone untuk negara Amerika Serikat.

Untuk negara lain masih terdapat slot SIM Card tergantung negara masing-masing. Di Indonesia sendiri hanya terdapat satu slot SIM Card untuk iPhone dan bisa menggunakan ESIM untuk SIM Card kedua.

Sedangkan beberapa negara seperti di Eropa iPhone mereka mempunyai dua slot SIM Card fisik. Ini yang perlu kamu perhatikan saat membeli iPhone Ex Inter.

Selain itu terkait regulasi IMEI yang sudah dijelaskan di atas juga sangat berpengaruh. Apakah iPhone Ex Inter ini sudah melunasi kewajiban pajak atau belum.

Jika belum lebih baik jangan membelinya atau jika kamu tetap membeli siap-siap mengeluarkan uang lebih untuk mendaftarkan IMEI-nya.

5. Harga iPhone iBox dan Ex Inter

Perbedaan yang paling umum dari iPhone iBox dan ex Inter yaitu adalah harganya. Harga iPhone resmi iBox tergolong lebih mahal karena mereka membayar pajak dan juga harus membayar oprasional perusahaan.

Sedangkan iPhone Ex Inter beberapa ada yang tidak membayar pajak dan juga tidak ada harga operasional perusahaan karena yang menjual biasanya perorangan.

Selain itu, iPhone Ex Inter juga rawan dalamannya sudah diganti untuk menekan harga. Biasanya para penjual mengganti dalaman iPhone ke yang OEM dan menjual part-part resminya dengan harga tinggi.

Jadi untuk kamu yang sedang mempertimbangkan ingin membeli iPhone Ex Inter atau iBox, lebih baik pertimbangkan lebih dalam lagi agar tidak menyesal.

Jika kamu masih ingin membeli iPhone Ex Inter, kamu bisa baca tips di bawah agar aman membeli iPhone.

Tips Membeli iPhone Agar Tidak Menyesal

tips membeli iphone agar tidak menyesal
Sumber Geometric Photography Pexels

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat membeli iPhone baik itu iBox dan juga Ex Inter, saya akan berikan beberapa tips untuk membeli iPhone.

1. Hindari iPhone Refurbished/Rekondisi

iPhone jenis ini adalah iPhone yang patut dihindari, mengapa? Karena iPhone refurbished atau rekondisi adalah iPhone yang rusak lalu diperbaiki.

Jadi ya iPhone ini sudah pernah rusak sebelumnya, hanya saja dibetulkan dan dijual kembali dengan harga murah. Jadi tidak menutup kemungkinan akan rusak lagi.

Jika rusak lagi, kita sendir yang akan repot, ditambah lagi harga part iPhone resmi yang mahal.

Namun jika kamu tetap ingin membeli iPhone seperti ini, beli lah iPhone dengan Certified Pre-Owned (CPO), yang mana itu resmi dari Apple.

Dan jangan pernah membeli iPhone rekondisi di Indonesia yang direkondisi oleh perorangan karena tidak menjamin akan awet.

2. Cek Garansi iPhone

Kalau kamu tidak mau repot memperbaiki iPhone, beli lah iPhone yang masih bergaransi. Jadi apabila sewaktu-waktu iPhone kamu bermasalah, kamu hanya tinggal klaim garansi.

iPhone yang resmi memiliki garansi resmi yaitu 1 tahun sejak pembelian. Kalian bisa mengecek garansi di iPhone dengan masuk ke Pengaturan dan Tentang.

Atau kamu juga bisa mengecek langsung di website resmi Apple yaitu https://checkcoverage.apple.com/, kamu tidak memasukan IMEI iPhone kamu.

3. Pastikan Jaringan Tidak Bermasalah dan IMEI Terdaftar

Ini yang penting juga karena seperti yang saya bilang di atas kalau Indonesia sudah membuat regulasi tentang IMEI terkait HP yang masuk ke Indonesia.

Kamu perlu mengecek apakah IMEI iPhone yang ingin kamu beli sudah terdaftar atau belum di Bea Cukai dan Kemenperin.

Untuk mengeceknya kamu bisa langsung membuka situs resmi Kemenperin di https://imei.kemenperin.go.id/ dan Bea Cukai di https://www.beacukai.go.id/cek-imei.html.

Jika sudah terdaftar di kedua website itu, maka bisa dipastikan iPhone kamu aman dari masalah jaringan/layanan dan bisa menggunakan SIM Card Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Scroll to Top